# Pembuatan SPP GUP (Ganti Uang Persediaan)

## Pembuatan SPP GUP (Ganti Uang Persediaan)

SPP GUP merupakan SPP revolving/permintaan kembali uang persediaan yang telah digunakan. Jika SPP UP yang telah diajukan sudah menjadi SP2D dan sudah masuk dalam rek BPP, selanjutnya adalah melakukan revolving atau ganti uang persediaan untuk kegiatan.  Langkah dalam mengajukan SPP GUP adalah sebagai berikut:

1. Melakukan input kegiatan yang sesuai dengan penggunaan dana di Menu Transaksi → Kegiatan → Tambah Kegiatan → Pilih Pagu Kegiatan

<figure><img src="/files/ivh7Sy4H4YLKhPD5dbRD" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

2. Lengkapi data isian dan Klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/TKqzAyUTYJsfTZvV8xiZ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

3. Setelah mengisi kegiatan langkah selanjutnya yang dilakukan oleh PPK/BPP adalah memberikan SPBy kepada penanggungjawab kegiatan.
4. Langkah dalam membuat SPBy dengan masuk ke Menu Transaksi → Surat PPK → Tambah Surat PPK.

<figure><img src="/files/qaiPEn2gaXykbrbqWzoK" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

5. Lengkapi data isian dan klik **Simpan**.

<figure><img src="/files/fjAoeOH7wIoeHi4f10Eh" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

6. Setelah klik Simpan SPBy dapat dicetak dan ditanda tangan dan bisa diarsipkan.

<figure><img src="/files/rVoAP75ARymhw5caQds0" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

7. Langkah selanjutnya adalah menambahkan pencatatan Kas. Pada group menu Transaksi, silahkan klik Pencatatan Kas ->Tambah Pencatatan Kas.

<figure><img src="/files/6NGQxfYmEWI6550lGrn3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

8. Lengkapi isian form pencatatan kas, “Master Kas di isi dengan Uang Persediaan”,dan akhiri dengan tombol “Simpan”

<figure><img src="/files/Ec1e9qIPlTdgSZ4ByGTX" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

9. Data pencatatan kas yang sudah berhasil dibuat, dapat dicetak sebagai bukti dan diarsip sesuai kebutuhan.&#x20;
10. Klik tombol **Cetak** pada gambar di bawah ini :&#x20;

<figure><img src="/files/3gjQJqunwdXj7Y1mfFOO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

11. Setelah membuat Panjar Kerja Uang Persediaan, jika kegiatan sudah terlaksana adalah membuat SPJ Uang Persediaan dengan langkah yang hampir sama dengan sebelumnya.
12. Langkah selanjutnya adalah menambahkan pencatatan Kas. Pada group menu Transaksi, silahkan klik Pencatatan Kas -> Tambah Pencatatan Kas.
13. Lengkapi isian form pencatatan kas Master Kas di isi dengan SPJ Uang Persediaan, dan akhiri dengan tombol **Simpan.**

<figure><img src="/files/QB5PYPHNMuwPcZ1aHwT6" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

14. Selanjutnya adalah membuat daftar transaksi. Pada group menu Transaksi -> keuangan -> transaksi, klik tombol **Tambah Keu Transaksi**.

<figure><img src="/files/vdihdCkfnV9ygGBO3em9" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

15. Isikan data form keu transaksi. Sebagai contoh dapat dilihat pada gambar di bawah ini :&#x20;

<figure><img src="/files/fNxnd62q6iLfD7IC2DSO" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

16. Akhiri dengan menekan tombol **Simpan.**
17. Setelah Form Kegiatan dan Transaksi sudah berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat SPPT. Masih dalam group menu Transaksi, silahkan pilih Keuangan -> SPPT.

<figure><img src="/files/3UWZAMaOhnaS0Kj58Ajz" alt="" width="233"><figcaption></figcaption></figure>

18. Akan muncul tombol **Tambah SPPT** pada sisi kanan layar. Klik tombol tersebut

<figure><img src="/files/pT1oqdSmmAR8L5hlw2ab" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

19. Lalu isikan dafa form SPPT seperti terlihat pada gambar di bawah ini

<figure><img src="/files/m2bqWSbfTpXy4rZgKUi7" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

20. Akhiri dengan klik tombol **Simpan**.
21. Jika SPPT telah berhasil dibuat, daftar SPPT akan muncul seperti gambar di bawah ini :&#x20;

<figure><img src="/files/rMVPkDSxVTihVuR5868w" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

22. Pilih menu **Transaksi**.&#x20;
23. Selanjutnya akan diarahkan pada gambar di bawah ini. Berikan tanda centang pada uraian SPPT yang dimaksud.&#x20;

<figure><img src="/files/xEyTHjN4ULH0YZATwMY2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

24. Lakukan pencetakan untuk beberapa berkas yang harus dilampirkan dengan cara klik tombol **Cetak SPPT** dan **Rincian Belanja.**

<figure><img src="/files/DwU9KdxCyIPDE2bbD2F2" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

25. Contoh dokumen SPPT yang berhasil di cetak

<figure><img src="/files/wePs6fPKCGlwWSjVnUyK" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

26. Contoh dokumen Rincian belanja yang berhasil dicetak.&#x20;

<figure><img src="/files/gdZGa05jAs4Q3xupRzxG" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

27. Selanjutnya, user perlu melakukan upload beberapa berkas cetakan yang sudah berhasil diunduh tersebut ke dalam menu **Dokumen Lampiran**.

<figure><img src="/files/xCSGdOhUUI7AEemwPXp3" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

28. Isikan data untuk Form lampiran, dan sertakan dokumen cetakan tadi.&#x20;

<figure><img src="/files/SpcVKtIm4kzgAbTWnxBf" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

<br>


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://isipp-docs.appunnes.id/sistem-informasi-keuangan/pembuatan-spp-gup-ganti-uang-persediaan.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
